1.”The Brown Lady” of Raynham Hall
Foto ini diiambil tahun 1936 di Raynham Hall, Norfolk, Inggris. Potret “Wanita Coklat” ini sangat populer dan dianggap fotao hantu terbaik yang pernah diambil. Desas desus yang berkembang itu merupakan hantu Lady Dorothy Townshend, istri Charles Townshend, 2nd Viscount of Raynham, yang tinggal di Raynham Hall, pada awal 1700-an.

"The Brown Lady" of Raynham Hall

Rumorsnya, Dorothy, sebelum menikahi Charles, adalah kekasih Lord Wharton. Charles mencurigai ketidaksetiaan Dorothy. Walaupun menurut catatan Dorothy dikubur pada 1726, namun ada kecurigaan bahwa pemakaman itu palsu, karena sebenarnya Charles telah mengurung istrinya di tempat tersembunyi di rumah tersebut, sampai akhirnya wanita itu meninggal beberapa tahun kemudian. Kemudian, hantu Dorothy itulah yang kerap gentayangan di rumahnya. Read the rest of this entry

Penemuan Listrik Tenaga Gravitasi Dikembangkan di Pamekasan

Listrik Tenaga Gravitasi Hebohkan Pamekasan

Setelah pembangkit listrik Jodhipati buatan Djoko Suprapto, kini giliran pembangkit listrik tenaga gravitasi yang kini mulai membuat heboh. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, bahkan memastikan akan membantu pengurusan paten penemuan energi listrik tenaga gravitasi oleh Djoko Pasiro (40) warga Kampung Pongkoran, Kelurahan Gladak Anyar, Kecamatan Kota, Pamekasan itu.

“Kami akan membantu mengurus semua kelengkapan administrasinya untuk mendapatkan hak paten atas temuan Pak Djoko ini,” kata Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumberdaya Manusia Pemkab, Drs. Abd Razak Bahman, Selasa (3/2).

Bahkan, kata mantan Kabag Kesra itu, Pemkab juga akan menyediakan dana khusus dari APBD. Sebab penemuan energi listrik tenaga gravitasi Djoko Pasiro tersebut juga merupakan aset bagi pemerintah daerah dan warga Madura pada umumnya.

“Kalau dimanfaatkan secara optimal dengan modal yang cukup, saya yakin di Madura, khususnya di Pamekasan tidak akan pernah kekurangan energi listrik,” katanya.

Dalam penemuannya, Djoko mengandalkan gravitasi bumi untuk menghasilkan energi listrik. Energi listrik tersebut murni berasal dari kekuatan alam dan tidak ada bahan bakar minyak (BBM) yang digunakan untuk menggerakkan mekanik penarik dinamo generator.

Menurut Abd Razak Bahman, temuan Djoko Pasiro tersebut, memang murni merupakan temuan teknologi canggih, bukan rekayasa sebagaimana pernah terjadi di daerah lain. Hal itu setelah Pemkab dan Bupati Pamekasan meninjau langsung ke rumah Djoko Pasiro, Senin (2/2).

“Dari hasil kunjungan itulah bupati lalu memerintahkan kami untuk menguruskan hak paten hasil kekayaan intelektual Pak Siro ini. Sekaligus dengan dananya. Sebab dia sendiri merasa kesulitan untuk mengurusnya,” katanya.

Temuan energi listrik tenaga gravitasi yang spektakuler warga Kelurahan Gladak Anyar itu, kini sudah dimanfaatkan penerangan kebutuhan listrik di rumahnya dan tetangga sekitar Djoko Pasiro di Kampung Patemun. Terkait penemuannya itu, Djoko menyatakan kesiapannya diuji secara ilmiah.

Bahkan warga yang kesehariannya bekerja sebagai tukang servis elektronik itu juga mengaku pernah mempresentasikan penemuannya itu di Yogyakarta di sebuah lembaga penelitian teknologi. Bahkan ketika itu temuan Djoko tersebut sudah ditawar Rp5 miliar, tapi lulusan Sekolah Teknik Mesin (STM) Pamekasan itu menolak dengan alasan ingin mengembangkannya di Madura.

“Dengan uang sejumlah itu saya bisa membeli rumah baru dan fasilitas lainnya, tapi saya tetap merasa rugi. Sebab saya seolah tidak punya temuan, karena menjadi milik orang lain,” terangnya.

Menurut Djoko Pasiro, temuan itu merupakan hasil penelitian yang ia lakukan selama puluhan tahun, sejak belajar di bangku sekolah.

“Saya bersedia menjelaskan secara ilmiah dan mempraktekkan ke publik nantinya apabila temuan saya sudah memiliki hak cipta,” katanya menjelaskan.

Selain akan menguruskan hak patennya, Pemkab juga berjanji akan membantu Djoko untuk mencarikan investor nantinya.

“Kami berharap, kalaupun nanti sudah ada investor setelah ada hak paten, pengembangan lebih lanjut tetap di Pamekasan. Sehingga, kalau harus diproduksi masal, pabriknya harus di sini,” kata Bupati Pamekasan Kholilurrahman.

Menurut Djoko Pasiro, pihaknya sudah menyiapkan tujuh tipe dari temuannya itu dan semuanya sudah dihitung secara ilmiah. Masing-masing tipe menunjukkan besarnya watt yang akan dihasilkan. Yakni antara 2.500 watt untuk hingga ribuan megawatt dengan biaya sekitar Rp 15 juta hingga ratusan juta rupiah bergantung pada tipe masing-masing.

“Kalau tipe yang menghasilkan 2.500 watt seperti yang sudah saya coba itu hanya Rp15 juta. Tapi kalo hingga tipe yang ribuan megawatt tentunya kisaran ratusan juta,” terangnya.

Tambang Nuklir Masa Prasejarah

Tambang Nuklir Masa Prasejarah

Sebuah fenomena skeptis telah terjadi pada tahun 1972. Pada saat itu telah ditemukannya tambang uranium di daerah Oklo, Rep. Gabon di Afrika sana. Dan yang mencengangkan adalah tentang dugaan bahwa tambang tersebut telah ada sejak 2 milyar tahun yang lalu !! Percaya ga percaya memang. Namun berdasarkan fakta – fakta yang ada, memang iya bahwa tambang tersebut telah berumur sekitar 2 milyar tahun. 1972, ada sebuah perusahaan dari Perancis yang mengimpor biji mineral uranium dari Oklo di Republik Gabon, Afrika untuk diolah. Tetapi mereka kaget dengan penemuannya, karena biji uranium hasil impor tersebut ternyata kandungannya sama saja dengan hasil limbah reaktor nuklir. Dan itu menandakan bahwa biji uranium tersebut telah diolah sebelumnya.Para ilmuwan yang mengetehui tentang hal ini tertarik untuk melakukan penelitian. Mereka datang ke Oklo untuk meneliti tambang tersebut. Dan hasil riset mereka adalah disana adalah adanya sebuah reaktor nuklir dengan skala yang besar pada jaman prasejarah, dengan kapasitas kurang lebih 500 ton biji uranium di enam wilayah, dan diduga dapat menghasilkan tenaga sebesar 100 ribu watt. Tambang reaktor nuklir tersebut terpelihara dengan baik, dengan lay-out yang masuk akal, dan telah beroperasi selama 500 ribu tahun lamanya. Read the rest of this entry

Tulisan Lemurian vs Tulisan Arab

Tulisan Lemurian vs Tulisan Arab

Dalam ribuan tahun, sedikit perubahan terjadi pada bahasa ini, dan bahasa ini selalu sesuai pada setiap jaman, menembus berbagai peradaban yang menggunakannya sebagai bahasa asli mereka. Bahkan, bahasa Arab memiliki pengaruh yang besar dalam sebagian besar bahasa yang ada di masa kini. Mungkin, sumbangan bahasa Arab yang paling jelas pada kemanusiaan adalah angka Arab (0,1,2,,3,…), tanpa menyebutkan bahwa banyak kata-kata Arab yang digunakan oleh banyak bahasa pada saat ini (algoritma, sugar, coffee, kopi, alamat, kabar, dan daftar ini terus berkelanjutan….).

Read the rest of this entry

7 Fakta Jaman Purba Jauh Lebih Canggih Dari Apa Yang Anda Kira

7 Fakta Jaman Purba Jauh Lebih Canggih Dari Apa Yang Anda Kira
Penemuan saintis dan ahli arkeologi sejak beberapa tahun kebelakangan ini seolah-olah menafikan tanggapan umum yang dunia silam adalah dunia mundur, tidak bertamadun serta belum terdedah kepada teknologi. Read the rest of this entry

Teknologi Canggih di Zaman Dahulu

Teknologi Canggih di Zaman Dahulu

 Sulit untuk membayangkan pada 2000 – 5000 tahun yang lalu manusia telah mengenal sistem elektronik, peradaban manusia di zaman dahulu memang terbukti sudah sangat maju. Terbukti dengan temuan – temuan yang cukup mencengangkan. Dan berikut adalah beberapa temuan yang membuktikan bahwa peradaban manusia di zaman dahulu memang sangat maju.
1.Baghdad Battery

Ternyata teknologi bukan merupakan sesuatu yng asing di zaman dulu. Terbukti dengan penemuan Baghdad Batteries, sebuah artifak kuno yang berasal dari 2000 tahun lebih.
Read the rest of this entry